Manajemen kepemimpinan dalam perspektif Tafsir Al-Manar

Fathih, Muhammad Amin, Hamidah, Tutik and Rofiq, Aunur ORCID: https://orcid.org/0000-0001-9823-040X (2022) Manajemen kepemimpinan dalam perspektif Tafsir Al-Manar. EDUPROF : ISLAMIC EDUCATION JOURNAL, 4 (2). pp. 47-67. ISSN P: 2723-2034; E : 2656-5625

[img] Text
12796.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (415kB)

Abstract

Kepemimpinan merupakan aspek yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Sebagaimana diketahui bahwa manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, artinya dalam menjalani kehidupannya di muka bumi ini, manusia tidak bisa berjalan secara perindividu. Oleh karena itu, manusia sebagai makhluk yang saling membutuhkan satu sama lainnya perlu memiliki seorang pemimpin untuk bisa mengarahkan dan menyelaraskan tujuan-tujuan yang ingin dicapai oleh setiap individu. Kepemimpinan dalam Al-Qur’an sendiri dijelaskan dengan berbagai Istilah dan redaksi yang berbeda-beda, salah satunya dalam satu redaksi di istilahkan dengan ulul amri sedangkan di redaksi lain dijelaskan dengan khalifah. Peneliti dalam penelitian ini akan mengkaji dua kata kunci tersebut menurut perpektif Tafsir Al-Manar. Dengan hasil, kata khalifah dalam QS Al-Baqarah ayat 30 menjelaskan bahwa manusia di dunia ini memiliki tugas sebagai khalifatullah di muka bumi, oleh karena itu ada dua tugas yang harus dijalankan manusia, pertama bertugas untuk bisa memakmurkan bumi melalui potensi-potensi yang sudah Allah berikan kepada manusia seperti halnya akal dan pikiran, kedua, bertugas untuk selalu melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Sedangkan kata ulul amri dalam QS An-Nisa’ ayat 59 mengisyaratkan kepada pemimpin untuk mengedepankan sikap kepemimpinan yang demokratis dalam artian selalu membangun kerjasama tim dan musyawaroh dalam memutuskan dan menentukan suatu perkara, Kemudian apabila memang terdapat perbedaan pandangan atau pendapat maka pemimpin dan semua anggotanya harus mengembalikan kepada kebenaran Al-Qur’an, Hadist dan hasil ijma’ resmi. Penafsiran Rasyid Rida tentang ulil amri kepada ahlul halli wal aqdi mengindikasikan bahwa pemimpin harus benar-benar diangkat dari orang yang memang memiliki kompetensi dan mengerti akan kemaslahatan bersama.

Item Type: Journal Article
Keywords: Kepemimpinan; Perspektif Al-Qur’an; Tafsir Al-Manar
Divisions: Graduate Schools > Magister Programme > Graduate School of Islamic Economics
Depositing User: Ph.D Aunur Rofiq
Date Deposited: 20 Feb 2023 08:45

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item