Komparasi makna Baṣara dalam Al-Qur’an dengan extra sensory perception

Pamukti, Aryani and Soleh, Achmad Khudori ORCID: https://orcid.org/0000-0002-5145-6046 (2023) Komparasi makna Baṣara dalam Al-Qur’an dengan extra sensory perception. Refleksi, 22 (1). pp. 29-48. ISSN 2714-6103

[img]
Preview
Text
13056.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (327kB) | Preview

Abstract

ENGLISH:

People who experience phenomena that cannot be explained logically are usually said to have a sixth sense and can see through their inner eyes, or scientifically known as extrasensory perception. In some cultures and beliefs, someone with abilities beyond the senses usually gets a high position in society and is trusted to provide consideration in deciding a problem. The ability to see through the eyes of the heart is mentioned in the Qur’an through the Baṣara verse. This research aims to discover the meaning of Baṣara in the Qur’an and extrasensory perception. The method used in this research is a qualitative approach, library research, and the data analysis used is descriptive analysis. The results of this study indicate that Baṣara verses and their istiqaq in the Qur’an contain 148 verses. Baṣara is an obligatory attribute of Allah that we must believe in, but it is also a human trait. Extrasensory perception is a person’s ability to perceive a stimulus that is present not from the main senses originating from the soul and is responded to through the soul, while the extra forms of sensory perception are telepathy, clairvoyance, precognition, and retrocognition. Baṣara’s view is obtained based on a person’s high faith, while extra sensory perception can be owned by everyone, but you need to be vigilant. Someone who gets karomah from Allah is called having the ability baṣirah.

INDONESIA:

Orang yang mengalami fenomena yang tidak bisa dijelaskan secara logika biasanya dikatakan memiliki indra keenam dan mampu melihat melalui mata batin atau secara ilmiah disebut dengan extra sensory perception. Dalam beberapa kebudayaan maupun kepercayaan seseorang yang memiliki kemampuan di luar indra biasanya mendapatkan kedudukan tinggi di masyarakat dan dipercaya untuk memberikan pertimbangan dalam memutuskan sebuah permasalahan. Kemampuan melihat melalui mata hati disebutkan dalam Al-Qur’an melalui ayat Baṣara. Tujuan dari penelitian ini adalah menge tahui bagaimana makna Baṣara dalam Al-Qur’an dan extra sensory perception. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat kepustakaan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ayat Baṣara beserta istiqaqnya dalam Al-Qur’an terdapat 148 ayat. Baṣara merupakan sifat wajib bagi Allah yang wajib kita imani, namun juga menjadi sifat manusia. Extra sensory perception adalah suatu kemampuan seseorang untuk memersepsi suatu stimulus yang hadir bukan dari indra utama berasal dari jiwa dan direspons melalui jiwa, adapun bentuk extra sensory perception adalah telepati, clairvoyance, precognition, dan retrocognition. Baṣara melihat didapatkan berdasarkan tingginya keimanan seseorang, sedangkan extra sensory perception dapat dimiliki oleh setiap orang namun perlu dilatih. Seseorang yang mendapatkan karomah dari Allah disebut memiliki kemampuan baṣirah.

Item Type: Journal Article
Keywords: Baṣara; Al-Qur’an; Extra Sensory Perception
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology
17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1799 Other Psychology and Cognitive Sciences
Divisions: Faculty of Psychology
Depositing User: Dr Achmad Khudori Soleh
Date Deposited: 10 Apr 2023 12:29

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item