Relasi penjaminan mutu dan kepemimpinan

Hambali, Muh. (2016) Relasi penjaminan mutu dan kepemimpinan. Disampaikan pada mata kuliah Sistem Penjaminan Mutu PAI, Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. (Unpublished)

[img] Text (Full text)
1422.pdf

Download (707kB)

Abstract

Masyarakat modern mempunyai karakteristik perubahan perilaku, perubahan tutur kata dan perubahan performa. Perubahan masyarakat mengikuti hukum dialektika, semua kondisi obyektif sosial saling berhubungan berbagai unsur membentuk satu sistem. Hal ini saling terjadi konflik atau kontradiksi, dimana yang lemah kalah kemudian lenyap dan yang kuat menang menjelma menjadi kualitas baru kemudian membentuk sistem baru. Sistem baru membawa arus transformasi nilai, norma dan budaya akan menampilkan wajah baru. Hal itu didasarkan globalisasi mempunyai dimensi ideologi kapitalisme, ekonomi pasar bebas dan teknologi informasi yang tidak mengenal batas-batas negara.

Perubahan-perubahan di atas merupakan dampak dari era globalisasi. Globalisasi menjadi tantangan eskternal dari organisasi pendidikan. Tantangan eksternal itu adalah; (1) pergeseran struktur ekonomi dari pertanian ke arah perdagangan, industri dan jasa; (2) pengaruh globalisasi yang sangat kuat yang menuntut persaingan sumber daya manusia; (3) lapangan kerja semakin menuntut keahlian, keterampilan dan keprofesionalan yang tinggi; (4) meningkatnya urbanisasi; (5) perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat; (6) arus informasi yang sangat cepat. Era globalisasi mempunyai dampak perubahan peradaban manusia yang menyangkut mindset, emotional ground dan motivational roots. Tiga aspek tersebut mempengaruhi perilaku masyarakat pendidikan di perguruan tinggi. Perguruan tinggi salah institusi pada bidang jasa yang membedakan dengan institusi dengan penghasil barang. Kajian ini lebih menekankan pada perguruan tinggi yang menghasilkan jasa atau cara memberikan pelayanan kepada pengguna secara langsung dan secara kusus lembaga melayani terhadap pegawai internal dalam pelayanan pengguna pendidikan.

Lembaga pendidikan bagian dari pusaran era globalisasi mengharuskan membangun keunggulan kompetitif. Keunggulan kompetitif organisasi adalah cara organisasi dalam menciptakan nilai performa pelayanan yang lebih unggul. Dua keunggulan kompetitif yaitu low cost dan differentiation product. Dua pendekatan tersebut sangat dibutuhkan perguruan tinggi agar menunjukkan keunggulan dengan cara efisiensi dan memberikan layanan yang maksimal. Hal ini menyebabkan harapan terhadap mutu di lembaga pendidikan jasa layanan yang dinyatakan kepada masyarakat.

Tuntutan akuntabilitas dan tanggung jawab perguruan tinggi memberikan penjaminan mutu (quality assurance) kepada masyarakat. Isu-isu yang berkembang di perguruan tinggi mengenai penjaminan mutu berkaitan dengan beberapa pertanyaan yang meliputi; definisi, dan pengembangan sistem penjaminan mutu yang relevan dengan masyarakat global. Contohnya penjaminan mutu yang utama di perguruan tinggi melalui sistem penjaminan mutu yang terdiri dari akreditasi, standar ISO dan world class university. Pertanyaan lainnya yang berkaitan dengan kinerja program mutu, apakah pengukuran program mutu perguruan tinggi dilakukan dengan indikator kinerja tunggal atau indikator beragam.

Item Type: Teaching Resources
Subjects: 13 EDUCATION > 1303 Specialist Studies In Education > 130304 Educational Administration, Management and Leadership
Divisions: Faculty of Tarbiyah and Teaching Training > Department of Islamic Education Management
Depositing User: Muh. Hambali
Date Deposited: 14 Feb 2017 08:05

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item