The concept of Basyar in the Qur'anic perspective: A humanistic psychology approach

Sa'adah, Nailis and Soleh, Achmad Khudori ORCID: https://orcid.org/0000-0002-5145-6046 (2023) The concept of Basyar in the Qur'anic perspective: A humanistic psychology approach. RELIGIA: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 26 (2). pp. 226-240. ISSN ISSN: 1411-1632 (print), 2527-5992 (online)

[img] Text
16211.pdf - Published Version

Download (336kB)

Abstract

Human in the Quranic perspective has many terms, one of them is Al-Basyar. The word Al-basyar refers to the appearance of something well and beautifully and comes from the word basyarah which means skin. This study aims to examine and explore the understanding of humans as Al-Basyar from the Quranic perspective. The method in this research uses qualitative methods. Analysis in this study uses content analysis and then primary data will be cross-checked with other secondary data. Result a). The word Basyar in the Qur'an is written 37 times meaning humans with details 31 times (without using Alif-Lam), 5 times (using Alif-Lam), and 1 time (without alif-lam in dual form). b). Al-basyar which discusses humans in general in the Qur'an there are 9 verses that explain that humans eat, have skin, have sexual intercourse, and can die (not eternal), and there are 5 verses that discuss the process of human creation which comes from soil, water and then the spirit is blown. c). In the Koran there are 23 verses that discuss prophets/ prophethood, 13 of which discuss the people who lie and slander prophets, besides that there are also verses that discuss prophets as ordinary humans (bashar), this is contained in 10 verses in the Quran. d). In the humanistic psychology approach, humans as bashar are humans with physiological needs that must be met. These physiological needs are related to eating, drinking, sleeping, and sexual intercourse.

Manusia dalam perspektif Al-Quran mempunyai banyak istilah, salah satunya adalah Al-Basyar. Kata Al-basyar merujuk untuk penampakan sesuatu dengan baik dan indah dan berasal dari kata basyarah yang artinya kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendalami pemahaman manusia sebagai Al-Basyar dari Al-Quran perspektif. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis dalam penelitian ini menggunakan konten analisisnya kemudian data primer akan dikroscek dengan data sekunder lainnya. Hasil a). Kata Basyar dalam Al-Qur'an ditulis sebanyak 37 kali artinya manusia dengan rincian 31 kali (tanpa menggunakan Alif Lam), 5 kali (menggunakan Alif-Lam), dan 1 kali (tanpa alif-lam dalam bentuk ganda). B). Al-basyar yang mana membahas manusia secara umum di dalam Al-Qur'an terdapat 9 ayat yang menjelaskan bahwa manusia makan, mempunyai kulit, mempunyai berhubungan intim, dan bisa mati (tidak kekal), dan ada 5 ayat yang membahas tentang proses manusia ciptaan yang berasal dari tanah, air dan kemudian ruh dihembuskan. C). Di dalam Alquran ada 23 ayat itu membahas nabi/kenabian, 13 diantaranya membahas tentang orang-orang yang berbohong dan memfitnah nabi, selain itu ada juga ayat yang membahas tentang nabi sebagai manusia biasa (basyar), hal ini terdapat pada 10 ayat di dalam Alquran. D). Dalam pendekatan psikologi humanistik, manusia sebagai basyar adalah manusia yang mempunyai kebutuhan fisiologis itu harus dipenuhi. Kebutuhan fisiologis ini berkaitan dengan makan, minum, tidur, dan hubungan seksual.

Item Type: Journal Article
Keywords: human; bashar; Qur’an; prophet; humanistic
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1799 Other Psychology and Cognitive Sciences > 179999 Psychology and Cognitive Sciences not elsewhere classified
Divisions: Faculty of Psychology
Depositing User: Dr Achmad Khudori Soleh
Date Deposited: 09 Nov 2023 10:36

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item