Pesantren rakyat dan mutu keluarga

Hasan, Sudirman (2017) Pesantren rakyat dan mutu keluarga. Pustaka Radja, Jember. ISBN 978-602-6690-01-2

[img]
Preview
Text (full text)
1922.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pesantren dari sisi historis lahir dari rakyat. Namun, tidak sedikit pesantren yang cenderung eksklusif dan jauh dari kehidupan masyarakat. Berbeda dengan itu, Pesantren Rakyat pernah dinobatkan sebagai Model Posdaya Terbaik Pertama tingkat nasional 2015. Pesantren yang dipimpin oleh Ust. Abdullah Sam ini dalam waktu sekitar delapan tahun telah sukses merubah masyarakat Sumberpucung Malang yang gemar molimo dan berekonomi terbatas menjadi masyarakat yang religius dan berekonomi kuat. Salah satu resepnya adalah penguatan mutu keluarga dalam masyarakat. Berbagai program pendampingan keluarga pun dilakukan untuk menciptakan keluarga sakinah. Keberhasilan merubah kebiasaan masyarakat yang berbudaya marginal menjadi masyarakat bermutu merupakan satu fenomena yang menarik. Oleh sebab itu, buku ini ingin mengungkap 1) alasan Pesantren Rakyat di Jawa Timur memfokuskan diri pada kegiatan pendampingan masyarakat, 2) cara Pesantren Rakyat di Jawa Timur merevitalisasi peran pesantren dalam meningkatkan mutu keluarga, dan 3) revitalisasi Pesantren Rakyat di Jawa Timur dalam peningkatan mutu keluarga ditinjau dari Teori Manajemen Mutu Terpadu.

Hasil kajian ini menunjukkan tiga hal. 1) alasan Pesantren Rakyat di Jawa Timur memfokuskan diri pada kegiatan pendampingan masyarakat adalah karena sejak awal berdirinya, Pesantren Rakyat sudah mentahbiskan dirinya sebagai pesantren yang menyatu dengan rakyat. Hal ini dapat dilihat dalam piagam pendiriannya yang ditulis langsung oleh sang pendiri sekaligus penggagasnya. 2) Cara Pesantren Rakyat di Jawa Timur merevitalisasi peran pesantren dalam meningkatkan mutu keluarga cukup variatif. Di antaranya adalah dengan cara penguatan mental remaja, pendampingan di bidang hukum, pendampingan terhadap keluarga rawan, pendampingan masalah kejiwaan, dan pendampingan anak-anak putus sekolah. 3) Revitalisasi Pesantren Rakyat di Jawa Timur dalam peningkatan mutu keluarga ditinjau dari Teori Manajemen Mutu Terpadu dapat dikatakan cukup maksimal. Meskipun dengan gaya yang berbeda, Pesantren Rakyat telah mampu melakukan tiga unsur manajemen mutu dengan baik, yakni pelayanan pelanggan, perbaikan terus menerus, dan keterlibatan total. Dalam hal pelayanan pelanggan, Pesantren Rakyat terbuka untuk membantu siapa saja yang membutuhkan bantuan. Masalah yang dihadapi pelanggan, dalam hal ini masyarakat, cukup beragam. Masalah ekonomi sering mendominasi, lalu masalah agama, hingga masalah psikologi. Kemudian, dalam hal perbaikan terus menerus, Pesantren Rakyat secara kontinyu melakukan terobosan-terobosan baru, seperti pengenalan internet kepada masyarakat, pendirian stasiun radio, pendirian sanggar budaya, penguatan bahasa asing, sampai pengembangan pojok keluarga. Terakhir, dalam hal keterlibatan total, Pesantren Rakyat dari awal sudah melibatkan seluruh elemen, dari unsur keluarga pendiri Pesantren Rakyat, tetangga, pejabat, hingga kampus pun aktif dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Item Type: Book
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012829 Islamic Family Issues & Local Tradition
Divisions: Faculty of Sharia and Law > Department al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Sudirman Hasan
Date Deposited: 26 May 2017 06:34

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item