Astronomi dalam kajian tafsir al-Qur’an

Afwadzi, Benny (2010) Astronomi dalam kajian tafsir al-Qur’an. Majalah Zenith, 5.

[img] Text
astronomi.pdf

Download (143kB)

Abstract

Al-Qur’an, sebagai sumber utama agama Islam merupakan teks yang mempunyai banyak penafsiran (multi-interpretasi). Penafsiran-penafsiran ini sangat dipengaruhi oleh background penafsir dan juga kondisi sosio-historis yang menyelimuti dirinya. Sehingga tidak jarang terlihat perbedaan interpretasi antara satu penafsir dengan penafsir lainnya yang berbeda zaman maupun latar belakang. Umpamanya Tafsir Ibnu Jarir al-Thabari (w. 923 M.) yang menggunakan nalar mitis (menerima apa adanya dari periode terdahulu) berbeda dengan tafsirnya Fakhruddin al-Razi (w. 1210 M.) yang banyak mengadopsi akal dalam menafsirkan al-Qur’an; dan tafsir Bintu Syathi’ (w. 1998 M.) yang bercorak sastrawi berbeda dengan tafsirnya Tantawi Jauhari (w. 1940 M.) yang bercorak ilmi (kauniyah).

Keilmuan di bidang tafsir semakin berkembang, baik dari segi metodologi maupun pendekatan (approach). Jika dalam khazanah tafsir klasik kita hanya akan mendapatkan bentuk-bentuk penafsiran yang “tradisional”,
yakni al-Qur’an dengan al-Qur’an, hadis Nabi, Qaul sahabat dan Tabi’in, serta syair Arab, maka dalam kajian tafsir modern-kontemporer kita akan mendapatkan berbagai macam variasi, dari mulai tafsir bercorak sastrawi, hermeneutik hingga bercorak ilmi (saintific interpretaion). Semuanya menjadi kekayaaan tersendiri yang dimiliki oleh Tafsir al-Qur’an.

Item Type: Journal Article
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Faculty of Tarbiyah and Teaching Training > Department of Islamic Education
Depositing User: Benny Afwadzi
Date Deposited: 07 Feb 2017 03:51

Actions (login required)

View Item View Item