Teropong sosial: kumpulan riset aplikatif

Nuqul, Fathul Lubabin and Ningrum, Ardana Reswari Miranda and Hayati, Nur (2018) Teropong sosial: kumpulan riset aplikatif. Penerbit Kota Tua, Malang. ISBN 978-602-5699-07-8

[img] Text (full text)
2414.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Perguruan tinggi merupakan lembaga yang mempunyai tugas melaksanakan tri darma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Pada tataran ini Pendidikan Tinggi berfungsi: a. mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa; b. mengembangkan Sivitas Akademika yang inovatif, responsif, kreatif, terampil, berdaya saing, dan kooperatif melalui pelaksanaan Tridharma; dan c. mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dengan memperhatikan dan menerapkan nilai kemanusiaan. Untuk itu buku ini adalah upaya kami mengembangkan keilmuan dan melatih mental mahasiswa dalam perannya sebagai akademisi. Peran sebagai akademisi, menghadapkan seseorang dengan penelitian dan berbagai prosesnya yang berakhir pada publikasi hasil penelitian.

Alhamdulillahhirobbil alalamin, pertama kali karena hanya dengan pertolonganNya buku ini bisa sampai ke tangan pembaca. Buku ini merupakan kumpulan riset mahasiswa mata kuliah psikologi sosial yang terpilih. Buku ini tersusun karena rasa tanggung jawab kami sebagai akademisi yang hidup di perguruan tinggi dengan amanah undang-undang untuk pengembangan ilmu pengetahuan melalui metode ilmiah. Sebagaimana dalam undang-undang no 12/2012 tentang pendidikan tinggi bahwa hasil Penelitian wajib disebarluaskan dengan cara diseminarkan, dipublikasikan, dan/atau dipatenkan oleh Perguruan Tinggi, kecuali hasil Penelitian yang bersifat rahasia, mengganggu, dan/atau membahayakan kepentingan umum.

Untuk memenuhi amanah undang-undang tersebut selayaknya sebuah perkuliahan menggunakan konsep research base. Oleh karena itu kami menerapkan konsep tersebut pada mata kuliah Psikologi Sosial. Mahasiswa diharapkan dalam mengeksplorasi dan meningkatkan kepekaan membaca fenomena-fenomena yang ada di sekitarnya. Kemudian menuangkan pengalamannya dalam bentuk tulisan ilmiah. Hasilnya cukup menggembirakan, pengamatan pada isu-isu riset bervariatif dan orisinal. Mulai dari mengungkap isu anak-anak, Nur Hayati , Wildan Ulil Husna, Ratih Susilawati, dan Novia Dwi Rahmawatie tertarik meneliti pola asuh ibu yang mengasuh anaknya di penjara. Anak-anak narapidana perempuan ini berpotensi mendapatkan efek buruk dari lingkungan penjara, meskipun para ibu mempunyai harapan besar pada anak-anak mereka kelak menjadi orang yang sukses. Ketertarikan pada isu-isu anak denga resiko tinggi juga dimiliki oleh Moch. Sulaiman Zuhdi Agung Kurniawan, Faza Nasrullah, dan Rinaldy Risa Darmawan yang mencoba mengungkap orientasi masa depan pada anakanak jalanan. Zuhdi dkk, bahwa anak-anak jalanan tidak hanya memikirkan situasi hidup yang hari ini harus dijalani, mereka mempunyai keinginan untuk menjadi lebih baik kemudian hari. Beberapa profesi yang menginspirasi anak jalanan seperti pemain sepakbola dan pemadam kebakaran menjadi idaman anak jalanan.

Kehidupan mahasiswa juga mempunyai daya tarik tersendiri bagi para peneliti, mulai dari kehidupan berorganisasi maupun kehidupan personalnya. Dalam kehidupan berorganiasai Isma Junida dan Al iftitahu Haffatir Roihah, menelusuri alasan memilih ketua BEM. Faktor rasionalitas menjadi faktor yang paling kuat dalam menentukan pilihan, meskipun faktor ideologi juga menjadi penentu yang lain dalam pemilih kandidat. Mahasiswa dalam memilih mengikuti organisasi maupun tidak ditentukan oleh pola pengambilan keputusan yang berbeda. Penelitian Ika Azizatul Rahmawati, Elma Prastika Maharani, Titi Nur Aini, dan Roikhatul Uzza mengungkap bahwa mahasiswa yang tidak aktif, lebih intuitif dalam mengambil putusan. Selain kehidupan beroraganisasi, kehidupan personal mahasiswa juga menarik untuk disorot. Misalnya pola cinta lokasi (Ernawati dan Ushfuriyah) dan pernikahan dini (Ibrahim hasan & Luluk Kurniawati) menunjukkan keunikan fenomena tersendiri. Bahkan relasi dalam berjejaring sosial memikat Astika Rimbawati dan Ariyana Isti Kusumayani untuk menelitinya.

Kejelian para peneliti tidak hanya berkutat pada kehidupan anak-anak dan mahasiswa tetapi juga merambah pada dunia kerja. Bahkan peneliti berusaha mengeksploitasi nilai-nilai positif yang dipunyai oleh masyarakat sekitar. Misalnya Riananda Regita Cahyani dan Asri Khairil’aini melihat bahwa masyarakat yang secara swadaya mengatur lalu lintas atau yang biasa disebut dengan ‘polisi cepek’, memiliki keterikatan kerja yang unit. Mereka rela melakukan pekerjaan secara rutin dengan imbalan yang tidak pasti demi tujuan kemanusiaan. Pengalaman melihat kecelakaan di jalan raya menjadi salah satu penggerak nurani polisi cepek ini. Lain halnya dengan tukang ojek konvensional, yang tetap bertahan di tengah persaingan usaha dengan ojek online. M. Yusuf Wildan A, Ahmad Farafs Hakari, Khumaidatul Khananah, dan Umumatul Adzibah, menelusuri modal sosial yang bisa diangkat sebagai amunisi untuk tetap bertahan menghadapi persaingan usaha ini. Rasa syukur yang dipunyai oleh tukang ojek konvensional adalah tameng untuk menghadapi menurunnya income dan mempertahankan idealismenya.

Fenomena sosial yang lebih makro juga tidak lepas dari pengamatan peneliti. Misalnya propaganda flm hollywood tentang Islam. Abdul Muchith, Haris Hanifah, Wildan Habibullah, Mas Ian Rif’ati dan Seftyan Dwi Rarangganis menemukan dalam analisis flm yang dilakukan bahwa ada beberapa adegan flim yang menggambarkan bahwa Islam adalah agama yang kejam. Disisi lain penelitian yang di Lakukan oleh Lilin Khoiriyah, Elva Rohmatin Neysa, Lutfatul Fiqriyah dan Iluk Auliya menunjukkan bahwa nilai toleransi merupakan nilai yang menjadi ajaran utama dalam Islam. Respoden tokoh-tokoh agama mempunyai batasan-batasan tertentu dalam implikasinya di kehidupan sehari-hari. Orang Islam harus menjunjung tinggi kebersamaan di kehidupan sehari-hari tapi mempunyai batasan kuat dalam berakidah.

Variasi topik riset peneliti ini menunjukkan keluasan kajian psikologi khususnya psikologi sosial yang semakin hari semakin berkembang. Upaya stimulasi kelas berbasis riset hingga penyusunan buku ini adalah langkah awal membawa fenomena lapangan ke proses perkuliahan agar mahasiswa lebih mampu mendekatkan teori dan fenomena di lapangan. Diatas semua itu kami menyadari bahwa buku ini masih memiliki kekurangan-kekurangan yang perlu dibenahi dan disempurnakan di kemudian hari. Semoga langkah ini bisa memotivasi para akademisi psikologi untuk bersama-sama menghasilkan karya yang lebih baik di waktu yang akan datang demi menyebarkan kemanfaatan ilmu psikologi secara luas, Aamiin.

Item Type: Book
Keywords: social psychology; psikologi sosial;
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170113 Social and Community Psychology
Divisions: Faculty of Psychology
Depositing User: Dr Fathul Lubabin Nuqul
Date Deposited: 11 Apr 2018 03:41

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item