Khoiroh, Lilik Miftahul
ORCID: https://orcid.org/0000-0001-6634-6571 and Taufiq, Moh.
(2025)
Inovasi Membran Komposit Gelatin-hematit Untuk Desalinasi Air Payau Pendekatan Ramah Lingkungan dan Efisien Energi.
Research Report.
UIN Malang, UIN Malang.
(Unpublished)
|
Text
Laporan Penelitian_compressed-3.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Ketersediaan air bersih di Indonesia masih menjadi tantangan, dengan 28,5% populasi tidak memiliki akses yang memadai, terutama di daerah pesisir. Masalah ini diperburuk oleh intrusi air laut, pencemaran, dan infrastruktur yang terbatas. Air payau sering digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, namun kualitasnya sering terkontaminasi. Desalinasi reverse osmosis menjadi alternatif solusi, namun sering kali tidak efisien dan memiliki biaya operasional yang tinggi. Penggunaan metode membran destilasi yang dikombinasi vakum menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan efisien, dengan memanfaatkan kombinasi gelatin dan hematit sebagai bahan membran. Gelatin merupakan biopolimer alami dan ramah lingkungan, dikompositkan dengan hematit untuk meningkatkan sifat mekanik, stabilitas termal, serta memperbesar porositas dan pori. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter membran komposit gelatin-hematit, serta efisiensi dan efektifitas membran dalam proses desalinasi larutan garam dan air payau. Metode yang digunakan dalam sintesis membran adalah inversi fasa dengan preparasi komposit melalui metode sonikasi. Karakterisasi yang dilakukan meliputi XRD, SEM, Uji Tensil, daya swelling, serta Analisa kinerja membran dengan uji fluks dan %rejeksi. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa membran gelatin-hematit berstruktur amorf dengan peak yang muncul berada pada 2theta : 7; 15,3 dan 21,8o dengan intensitas yang rendah. Hasil tensile test, menunjukkan bahwa kekuatan mekanik optimum pada 2,347 MPa pada konsentrasi 30 mg hematit. Daya swelling terbesar adalah pada dosis hematit 0,075 g sebesar 11,89% pada hari ke-14. Performa membran menunjukkan bahwa membran dapat menurunkan kadar salinitas larutan garam, TDS dan EC, yaitu 99,9% dengan komposisi hematit sebesar 0,15 mg. Permeabilitas membran sebesar 2,6 L/m2h. Membran gelatin-hematit mampu menurunkan kadar salinitas air payau hingga 74,2% dan TDS sebesar 74,0% dan konduktivitas sebesar 73,9% dengan permeabilitas hingga 16,7 L/m2h.
| Item Type: | Research (Research Report) |
|---|---|
| Keywords: | air payau, gelatin, hematit, membrane, salinitas. |
| Subjects: | 03 CHEMICAL SCIENCES > 0399 Other Chemical Sciences > 039901 Environmental Chemistry (incl. Atmospheric Chemistry) |
| Divisions: | Faculty of Mathematics and Sciences > Department of Chemistry |
| Depositing User: | lilik miftahul khoiroh |
| Date Deposited: | 21 Dec 2025 20:21 |
Downloads
Downloads per month over past year
Origin of downloads
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric