Responsive Banner

Antibakteri Penyebab Jerawat Menurut Perspektif Islam

Yulianti, Eny ORCID: https://orcid.org/0000-0002-4182-7720, Prasetyo, Oky Bagas and Mubasyiroh, Mubasyiroh Antibakteri Penyebab Jerawat Menurut Perspektif Islam. Research Report. LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Kota Malang. (Unpublished)

[img] Text
Antibakteri jerawat menurut Islam.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas upaya pengendalian bakteri penyebab jerawat Propionibacterium acnes dalam perspektif Islam melalui pemanfaatan bahan alam yang halal, aman, dan membawa kemaslahatan. Dalam ajaran Islam, menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh merupakan bagian dari tanggung jawab manusia, serta pengobatan dianjurkan selama tidak menimbulkan mudarat dan sesuai dengan prinsip halalan tayyiban. Oleh karena itu, ekstrak teh hijau dipilih sebagai agen antibakteri alami karena dikenal memiliki aktivitas penghambatan terhadap bakteri penyebab jerawat.
Pendekatan penelitian diarahkan pada peningkatan efektivitas antibakteri bahan alam melalui penerapan teknologi yang bertujuan memperbaiki kinerja senyawa aktif tanpa mengubah sifat kehalalannya. Aktivitas penghambatan terhadap bakteri penyebab jerawat dievaluasi secara eksperimental, kemudian dianalisis hubungannya dengan karakteristik sistem yang dikembangkan untuk memahami faktor-faktor yang berperan dalam efektivitas antibakteri dan antibiofilm.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis bahan alam halal mampu memberikan efek penghambatan yang signifikan terhadap pertumbuhan dan pembentukan biofilm bakteri penyebab jerawat. Efektivitas ini dipengaruhi oleh kemampuan sistem dalam meningkatkan ketersediaan senyawa aktif di sekitar sel bakteri serta memfasilitasi interaksi yang lebih optimal antara bahan aktif dan target biologis. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan alam yang dirancang secara tepat dapat menjadi alternatif yang efektif dan lebih aman dibandingkan penggunaan agen antibakteri sintetis secara berlebihan.
Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pengendalian antibakteri penyebab jerawat dapat dilakukan melalui pendekatan yang sejalan dengan nilai-nilai Islam, yaitu menggunakan bahan halal, proses yang aman, serta tujuan yang berorientasi pada kemaslahatan dan keberlanjutan. Kajian ini memperkuat pandangan bahwa sains modern dapat berperan sebagai sarana untuk mengaktualisasikan prinsip Islam dalam bidang kesehatan kulit dan pengembangan produk dermatologi halal

Item Type: Research (Research Report)
Keywords: antibakteri jerawat, perspektif Islam, teh hijau, bahan alam halal, Propionibacterium acnes, antibiofilm, kemaslahatan.
Subjects: 03 CHEMICAL SCIENCES > 0399 Other Chemical Sciences > 039999 Chemical Sciences not elsewhere classified
Divisions: Faculty of Mathematics and Sciences > Department of Chemistry
Depositing User: Eny Yulianti
Date Deposited: 12 Feb 2026 13:42

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item