Sutrisno, Sutrisno, Muhayani, Ulfah, Lestantyo, Prayudi and Dalle, Abd. Rahman Ambo' (2026) Analisis kontribusi eksistensi madrasah ibtidaiyah terhadap indeks pembangunan manusia di Jawa Timur. Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), 11 (3). pp. 5918-5928. ISSN 2548-4826; E-ISSN 2548-4834
|
Text
27942.pdf - Published Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (627kB) | Preview |
Abstract
ENGLISH
This study analyzes the contribution of the existence of Madrasah Ibtidaiyah (MI) to the Human Development Index (HDI) in East Java through an interprovincial comparative approach. The study is grounded in the fact that MI represents one of the largest Islamic primary education institutions and is widely distributed across East Java. Despite its extensive presence, limited research has examined its contribution to human development.
Methods: The research data were obtained from Statistics Indonesia (BPS), covering the number of MI institutions and provincial HDI achievements in 2025. This study employed a quantitative descriptivecomparative approach, with data analyzed using Microsoft Excel through tabulation, ranking, and interprovincial comparative analysis.
Results: The findings reveal that a large number of MI institutions does not necessarily correspond to a higher HDI. East Java, which has the largest number of MI institutions in Indonesia, ranks only 12th in the national HDI ranking. In contrast, several provinces with relatively fewer MI institutions, such as the Special Capital Region of Jakarta, the Special Region of Yogyakarta, and the Riau Islands, have achieved higher HDI scores. These findings indicate that human development is influenced not only by the quantity of educational institutions but also by educational quality, health conditions, economic circumstances, basic infrastructure, and the effectiveness of regional development governance.
INDONESIA
Penelitian ini menganalisis kontribusi eksistensi MI terhadap IPM di Jawa Timur melalui pendekatan komparatif antarprovinsi. Latar belakang penelitian didasarkan pada fakta bahwa MI merupakan salah satu lembaga pendidikan dasar Islam dengan jumlah yang sangat besar dan tersebar luas di berbagai wilayah Jawa Timur, namun belum banyak penelitian yang mengkaji kontribusinya terhadap pembangunan manusia.
Metode: Data penelitian diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang meliputi jumlah MI dan capaian IPM provinsi tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptifkomparatif dengan teknik analisis data menggunakan Microsoft Excel melalui proses tabulasi, pemeringkatan (ranking), dan analisis perbandingan antar provinsi.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah MI yang besar tidak selalu berbanding lurus dengan tingginya IPM. Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah MI terbesar di Indonesia hanya menempati peringkat ke-12 IPM nasional, sedangkan beberapa provinsi dengan jumlah MI relatif sedikit, seperti DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kepulauan Riau, justru memiliki capaian IPM yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembangunan manusia tidak hanya dipengaruhi oleh kuantitas lembaga pendidikan, tetapi juga oleh kualitas pendidikan, tingkat kesehatan, kondisi ekonomi, infrastruktur dasar, dan efektivitas tata kelola pembangunan daerah.
| Item Type: | Journal Article |
|---|---|
| Keywords: | madrasah ibtidaiyah; human development index; East Java; madrasah ibtidaiyah; indeks pembangunan manusia; Jawa Timur |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130105 Primary Education |
| Divisions: | Faculty of Tarbiyah and Teaching Training > Department of Islamic Education |
| Depositing User: | sutrisno sutrisno |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 08:54 |
Downloads
Downloads per month over past year
Origin of downloads
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Dimensions
Dimensions