Responsive Banner

Perspektif Maqashid al-Syari’ah Jamaluddin Al-‘Athiyyah terhadap urgensi restorative justice sebagai alternatif penyelesaian kasus KDRT

Mua’malah, Affizatul, Cholil, Mufidah and Musataklima, Musataklima ORCID: https://orcid.org/0009-0004-9827-4460 (2026) Perspektif Maqashid al-Syari’ah Jamaluddin Al-‘Athiyyah terhadap urgensi restorative justice sebagai alternatif penyelesaian kasus KDRT. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6 (2). pp. 1-16. ISSN 2746-4075

[img]
Preview
Text
28724.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (412kB) | Preview

Abstract

Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) masih menjadi persoalan sosial dan hukum yang serius di Indonesia, dengan dampak yang tidak hanya melukai fisik dan psikis korban, tetapi juga merusak sendi-sendi kehidupan keluarga serta mengancam stabilitas sosial. Meskipun telah ada payung hukum berupa Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT, implementasinya masih menghadapi kendala, seperti lemahnya respons aparat penegak hukum, proses pembuktian yang rumit, serta peradilan formal yang kerap menambah trauma korban. Kondisi ini menunjukkan urgensi pendekatan alternatif yang lebih humanis, partisipatif, dan berorientasi pada pemulihan, salah satunya melalui penerapan Restorative Justice. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi penerapan Restorative Justice dalam penyelesaian kasus KDRT di Indonesia serta mengkaji relevansinya dengan teori Maqashid al-Syari’ah Jamaluddin al-‘Athiyyah sebagai upaya perlindungan keluarga dan pemeliharaan kemaslahatan sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Restorative Justice memiliki urgensi signifikan sebagai instrumen hukum yang mampu menghadirkan keadilan substantif bagi korban KDRT, menjaga keutuhan keluarga, dan mencegah kerusakan sosial, asalkan diterapkan secara hati-hati dengan prinsip perlindungan korban, kesukarelaan, dan non-diskriminasi. Dengan perspektif maqashid, Restorative Justice selaras dengan tujuan syariat dalam menjaga jiwa, kehormatan, keturunan, serta kemaslahatan umat, sehingga dapat menjadi alternatif strategis dalam mewujudkan sistem penyelesaian KDRT yang lebih adil dan berkelanjutan.

Item Type: Journal Article
Keywords: Maqashid al-Syari’ah; Jamaluddin al-‘Athiyyah; KDRT
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180114 Human Rights Law
Divisions: Faculty of Sharia and Law > Department al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Musataklima Musataklima
Date Deposited: 07 Aug 2026 09:17

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item