Responsive Banner

Konsep akal dalam perspektif tafsir Ibnu Katsir

Mantau, Zuwayriah B and Soleh, Achmad Khudori ORCID: https://orcid.org/0000-0002-5145-6046 (2026) Konsep akal dalam perspektif tafsir Ibnu Katsir. Al-Aqwam: Jurnal Studi al-Quran dan Tafsir, 5 (1). pp. 60-80. ISSN 2985-4733

[img]
Preview
Text
28911.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (597kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kata Aql dalam al-Qur’an perspektif tafsir Ibnu Katsir serta mengkaji lebih dalam mengenai fungsi akal sebagai perantara hamba dengan Allah SWT. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kepustakaan dengan analisis deskriptif kualitatif (Library Research) yang merupakan penelitian kualitatif. Sumber data primer berupa al-Qur’an dan Tafsir Ibnu Katsir, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari kitab tafsir, buku, artikel ilmiah, dan literatur lain yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan pendekatan tafsir maudhu'i (tematik) dan content analysis untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, serta menginterpretasikan ayat-ayat yang berkaitan dengan konsep akal dalam al-Qur’an. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu: (1) Dalam Al-Qur;an kata akal hanya berbentuk kata kerja dan perintah. Penggunaan 'aql, terulang sebanyak 49 kali. Dalam Al-Quran, Penggunaan kata 'aql, terulang sebanyak 49 kali dalam bentuk fiil mudhari (kata kerja). (2) klasifikasi akal dalam al-Qur’an yakni Pertama, akal menjangkau objek fisik, psikis, metafisik, gambaran akhirat dan ajaran agama, hingga sejarah. Kedua, akal sebagai subjek pada dua kata yakni ya’qiluna sebanyak 11 ayat dan bentuk negatifnya laa ya’qiluna sebanyak 12 ayat kemudian ta’qiluna sebanyak 24 ayat. Ketiga, penjelasan mengenai akibat tidak menggunakan akal dan balasan diakhirat. Keempat, bagaimana proses antara akal dan hati yang mempengaruhi perilaku baik pada manusia. Kelima, ketidaksesuaian nalar dengan perilaku karena sifat munafik. Akal berfungsi sebagai perantara antara manusia dengan Allah SWT. (3) Adapun fungsi kedudukan akal dalam relasi antara manusia dengan Allah SWT yang Pertama adalah dengan akal manusia dapat mengetahui keberadaan tuhan yang abstrak. Fungsi akal yang Kedua adalah akal dapat menjauhkan manusia dari segala hal yang dilarang oleh agama dan mengerjakan perintahnya, Fungsi akal yang Ketiga adalah dengan akal dapat menumbuhkan cinta kepada Allah SWT karena kesadaran akan kebesarannya.

Item Type: Journal Article
Keywords: akal; konsep akal; fungsi akal; al-qur’an; tafsir ibnu katsir
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology
Divisions: Faculty of Psychology
Depositing User: Dr Achmad Khudori Soleh
Date Deposited: 10 Sep 2026 08:28

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item