Evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pasca bedah apendisitis akut di RSUD Kabupaten Pasuruan tahun 2018 (penelitian dilakukan di Instalasi Rawat Inap RSUD Kabupaten Pasuruan

Anggraini, Wirda and Wiraningtias, Novia Beta and Inayatilah, Fidia Rizkiah and Indrawijaya, Yen Yen Ari (2020) Evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pasca bedah apendisitis akut di RSUD Kabupaten Pasuruan tahun 2018 (penelitian dilakukan di Instalasi Rawat Inap RSUD Kabupaten Pasuruan. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 6 (1). pp. 15-20. ISSN 2461-114X

[img]
Preview
Text
7958.pdf - Published Version

Download (276kB) | Preview
Full text available at: https://pji.ub.ac.id/index.php/pji/article/view/20...

Abstract

Apendisitis akut adalah infeksi yang terjadi di apendiks vermiformis sehingga perlu segera dilakukan apendektomi. Apendektomi termasuk operasi kategori bersih kontaminasi yang memungkinkan terjadinya Infeksi Luka Operasi (ILO). Penggunaan antibiotik pada pasien pascabedah diharapkan untuk mencegah terjadinya infeksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil penggunaan antibiotik dan mengetahui kuantitas serta kualitas penggunaan antibiotik. Penelitian ini menggunakan studi cross sectional yang dilakukan secara retrospektif menggunakan data rekam medis pasien pascabedah apendisitis akut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pasuruan periode Januari-Desember 2018. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa profil penggunaan antibiotik terapeutik tertinggi untuk monoterapi adalah Sefuroksim (25,81%) dan untuk terapi kombinasi adalah Fosfomisin + Metronidazol (8,06%) dan Seftriakson + Metronidazol (8,06%). Kuantitas penggunaan antibiotik menggunakan metode Anatomical Therapeutic Chemical/ Defined Daily Dose (ATC/DDD) diperoleh nilai DDD total 52,01 DDD/100 patient-days dengan antibiotik tertinggi Metronidazol rute parenteral 14,00 DDD/100 patient-days. Antibiotik yang masuk dalam segmen Drug Utilization (DU) 90% adalah (Metronidazol, Seftriakson, Fosfomisin, Sefuroksim, Gentamisin) dengan rute parenteral. Kualitas penggunaan antibiotik berdasarkan pedoman Infectious Disease Society of America (IDSA) tepat indikasi (11,86%), tepat dosis (52,54%), tepat interval (22,03%), tepat lama pemberian (28,81%) dan tepat rute (96,61%).

Item Type: Journal Article
Keywords: apendisitis akut; DDD/100 patient-days; DU 90%; ketepatan penggunaan antibiotik; pascabedah
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1118 Diseases > 111801 Bacterial Infections and Mycoses > 11180101 Bacterial Infections
Divisions: Faculty of Medical and Health Sciences > Department of Pharmacy
Depositing User: Wirda Anggraini
Date Deposited: 16 Mar 2021 15:10

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item