Criminal thinking pada narapidana wanita

Sari, Ika Novita and Nuqul, Fathul Lubabin (2014) Criminal thinking pada narapidana wanita. Presented at Temu Ilmiah Asosiasi Psikologi Forensik “Peran Psikologi Forensik Dalam Penerapan Restorative Justice dan Viktimologi”, 28 Februari 2014 - 1 Maret 2014, Denpasar Bali Indonesia.

[img]
Preview
Text
Criminal Thinking Ika Novita Sari _ Fathul Lubabin Nuqul.pdf

Download (89kB) | Preview

Abstract

Dalam kajian kriminologi dan psikologi hukum dikenal banyak penyebab seseorang melakukan tindak kriminal, salah satunya adalah faktor kognitif. Faktor ini merupakan faktor dasar dari sebuah tindakan. Kesalahan dalam memahami dan menyikapi sebuah obyek akan mengakibatkan kesalahan dalam bertindak. Criminal thinking adalah salah satu istilah untuk memahami pemiikiran-pemikiran seseorang yang menyebabkan atau yang digunakan untuk melegitimasi tindak kejahatan. Criminal thinking terdiri dari beberapa dimensi yaitu: entitlement, rational, irresponsibility, justification, cold heartedness, dan power orientation. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengukur pola pemikiran-pemikiran criminal pada narapidana, baik narapidana pelaku kejahatan pada property, kejahatan jiwa dan narkoba. Penelitian ini dengan menggunakan metode survey pada 60 narapidana yang diambil secara cluster sampling pada Lapas Wanita kelas II Malang. Instrumen yang digunakan adalah criminal thinking scale. Hasil secara umum menunjukkan bahwa narapidana pelaku kejahatan pada jiwa mempunyai tingkat criminal thinking lebih tinggi dibanding dengan dua kejahatan yang lain. Beberapa dimensi yang dominan untuk narapidana pelaku kejahatan dengan kerugia juwa yaitu dimensi power orientation (agresifitas), entitlement, justification dan irresponsibility. Pada dimensi ketenangan dalam melakukan kejahatan dominan pada kejahatan property sedangkan pada dimensi rasionalisasi lebih dominan pada kejahatan narkoba. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa masing-masing kejahatan mempunyai pola sendiri pada aspek kognisi pelakunya. Untuk itu guna melakukan pembinaan dan mengurangi residivisme perlu mempertimbang gaya criminal thinking pada narapidana atau pelaku kejahatan.

Item Type: Conference (Paper)
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170104 Forensic Psychology
Divisions: Faculty of Psychology
Depositing User: Dr Fathul Lubabin Nuqul
Date Deposited: 06 Dec 2016 08:21

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item