Jangan lupa bahagia

Djalaluddin, Ahmad (2021) Jangan lupa bahagia. Yayasan Dana Sosial Al-Falah Malang, Malang.

[img]
Preview
Text
9258.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

New normal akan diberlakukan menjadi era baru. Masyarakat diajak untuk bersahabat dengan covid-19, tak lagi memusuhinya. Persahabatan yang dibalut dengan kewaspadaan. Karena, tak mungkin covid-19 hilang dari peredaran. Bahkan dikatakan, virus ini bermutasi dan lebih agresif. Sekarang, siapa pun berpotensi terinfeksi oleh virus yang diklaim berasal dari Wuhan ini, yang protektif maupun yang abai. Di antara yang melakukan isolasi diri, ada yang terinfeksi. Tapi, banyak juga yang aman. Di antara yang mengabaikan protokoler kesehatan ada yang terinfeksi hingga berujung kematian, tapi banyak juga yang aman tak terpapar. Itulah takdir kehidupan. Kita tak mengetahui apa yang akan terjadi dengan diri di beberapa detik ke depan. Ghaib dan misteri, hanya Allah -ta`ala- yang mengetahui. Tapi, manusia diperintah untuk ikhtiar. Yaitu berusaha menjaga diri (hifdhu al nafsi) dan menghindari segala hal yang masuk dalam kategori ilqaau al nafsi ilaa al tahlukah (menjatuhkan diri dalam kebinasaan) (QS. Al Baqarah: 195).

Item Type: Other
Keywords: new normal
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies > 22040305 Akhlaq, Tasawuf, and related science
Divisions: Graduate Schools > Magister Programme > Graduate School of Islamic Economics
Depositing User: Dr. Ahmad Djalaluddin
Date Deposited: 29 Sep 2021 14:30

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item