Radikalisme dalam perspektif hadis studi autentitas sanad dan kontekstualitas matan hadis-hadis permusuhan terhadap non-muslim

Nasrulloh, Nasrulloh (2016) Radikalisme dalam perspektif hadis studi autentitas sanad dan kontekstualitas matan hadis-hadis permusuhan terhadap non-muslim. Research Report. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
nasrulloh-rpimono-2016.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Hadis-Hadis permusuhan terhadap non-muslim seringkali menjadi acuan kelompok radikal dalam menjalankan aksi jihadisnya, tetapi mereka tidak membaca hadis secara menyeluruh dan hanya terpaku pada muatan redaksinya tanpa memperdulikan historisitas dan aspek-aspek kebahasan yang terkandung dalam hadis tersebut. Selain itu mereka juga tidak membaca hadis-hadis toleransi
beragama dan sikap-sikap mulia Rasulullah saw dalam berinteraksi dengan non muslim. Oleh karena itu penelitian ini mempunyai bebrapa rumusan masalah yang berkaitan dengan latar belakang tersebut.

Melihat latar belakang masalah yang telah dipaparkan diatas maka beberapa hal penting yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana klasifikasi hadis-hadis yang terkesan memusuhi non-muslim?,Bagaimana status autentitas hadis-hadis yang benuansa permusuhan terhadap non muslim dalam tinjauan ilmu hadis?, Bagaimana kontekstualitas pemahaman hadis-hadis yang
bernuansa permusuhan terhadap non muslim?

Jenis penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research) yaitu sumber primer datanya dari Hadis yang bernuansa permusuhan terhadap nonmuslim. Hadis-hadis tersebut ditelusuri dalam al-kutub al-tis'ah. Pendekatan yang digunakan dalam penlitian ini yaitu pendekatan kritik hadis sanad dan matannya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
dokumentasi. Berdasarkan topic yang akan dikaji dalam penelitian ini, analisis data yang tepat menggunakan content analysis.

Penelusuran hadis-hadis permusuhan dengan non muslim dengan menggunakan redaksi hadis lafadz qaatiluu , ditemukan ada empat hadis. Adapun Penelusuran hadis-hadis permusuhan terhadap non mulsim dengan menggunakan redaksi uqatilu pada al-kutub al-sittah dijumpai terdapat 46 hadis yang tersebar pada semua al-kutub al-sittah. Ditinjau dari segi kwalitas sanad hadis, termasuk
hadis yang shahih dan dapat diterima, serta dapat dijadikan hujjah atau sandaran kebenaran dari sebuah hukum yang dikandungnya. Hadis–hadis permusuhan terhadap non muslim secara garis besar mempunyai makna bahwa Rasulullah saw diperintahkan Allah SAW untuk memerangi kaum musyrikin yang memusuhi, sampai mereka bersedia mengucapkan dua kalimat syahadat. Jadi, hadis tersebut
hanya ditujukan bagi non muslim yang memerangi muslimin saja, yang mana mereka ini memilih untuk memulai berperang dan tidak menerima jalan damai. Oleh karena itu tidak semua non muslim layak dan patut dimusuhi apalagi diperangi, memerangi setiap non muslim yang tidak memrangi muslimin adalah bertentangan dengan nash dan ijma'.

Item Type: Research (Research Report)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2202 History and Philosophy of Specific Fields > 220207 History and Philosophy of the Humanities
Divisions: Research and Community Service (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat)
Depositing User: Miftahus Sholehudin
Date Deposited: 10 Jan 2017 06:50

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item