Epistemologi Ibn Rusyd: Upaya mempertemukan agama dan filsafat

Soleh, Khudori (2011) Epistemologi Ibn Rusyd: Upaya mempertemukan agama dan filsafat. UIN-Maliki Press, Malang. ISBN 978-602-958-424-0

Full text not available from this repository.

Abstract

Ibn Rusyd menyelesaikan masalah dualism agama dan filsafat, wahyu dan rasio, lewat dua cara. Pertama, metodologis. Maksudnya adalah bahwa metode demonstratif (burhâni) yang digunakan dalam ilmu-ilmu filosofis tidak hanya melulu menjadi milik filsafat tetapi juga dapat diterapkan dalam ilmu-ilmu keagamaan, sehingga metode-metode ilmu keagamaan tidak kalah valid dibanding filsafat.
Kedua, konten atau isi ajaran. Yaitu, bahwa Islam senantiasa mengajarkan dan memerintahkan umatnya untuk berpikir rasional dan meneliti realitas semesta, padahal penalaran rasional dan realitas semesta sendiri adalah prinsip dan sumber pokok dalam filsafat. Karena itu, agama (Islam) tidak mungkin bertentangan dengan filsafat, karena agama tidak mungkin memerintahkan pada umatnya untuk menggunakan dan mempelajari sesuatu yang bertentangan dengan ajarannya. Kenyataanya, secara material, agama dan realitas semesta adalah berasal dari sumber yang satu, yaitu Allah swt. Al-Qur’an sebagai dasar ajaran agama adalah “ayat qauliyah” sedang semesta adalah “ayat kauniyah”. Keduanya sama-sama berasal dari sumber yang sama, yaitu Tuhan Sang Yang Maha Pencipta; sesuatu yang berasal dari sumber yang sama dan satu tidak mungkin bertentangan.

Item Type: Book
Keywords: Epitemologi Ibn Rusyd; Agama dan Filsafat; Wahyu dan Rasio
Divisions: Faculty of Psychology
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 03 Feb 2017 09:32

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item