Strategi Peningkatan Kinerja Layanan Pendidikan Tingi Melalui Pendekatan Optimalisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi

Slamet, Slamet (2012) Strategi Peningkatan Kinerja Layanan Pendidikan Tingi Melalui Pendekatan Optimalisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi. Research Report. Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (Full Text Laporan Penelitian)
Dok.3-Peningkatan-Kinerja-PT-BLU.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (15MB) | Preview

Abstract

TIK (teknologi informasi dan komuniakasi) pertama sekali dimanfaatkan oleh dunia bisnis atau organisasi korporasi untuk mengoptimalkan proses bisnisnya, tetapi seiring dengan perkembangan teknologi TIK itu sendiri, TIK tidak hanya dimanfaatkan oleh organisasi korporasi, tetapi sudah dimanfaatkan oleh semua bentuk organisasi, diantaranya organisasi pendidikan. Dalam kontek pendidikan tinggi, TIK sudah menjadi elemen utama dalam proses penyelenggaraan pendidikan dan sudah menjadi keperluan mutlak dalam rangka mendukung kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Minimal ada 3 (tiga) peluang peranan TIK dalam pendidikan, yaitu menjadikan model pembelajaran berbasis TIK, menjadikan sistem birokrasi yang akuntabel, dan sebagai mediasi perluasan informasi kepada masyarakat.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengukur tingkat pemanfataan TIK dan e-literacy stakeholder internal. Objek penelitian di perguruan tinggi dan swasta di Kota Malang dengan menggunakan paradigma penelitian mixed method. Populasi penelitian adalah dosen dan pegawai. Pengumpulan data menggunakan teknik survei, wawancara, dan obervasi. Data hasil survei (data kuantitatif) dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan pendekatan analisis penelitian kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatkan TIK belum banyak mendukung kinerja perguruan tinggi. Hal ini ditunnjukkan oleh tingkat e-literacy relatif rendah, secara statistik sekitar 17,9% menggunakan internet untuk mendukung tugasnya, hanya 5,7% yang selalu update website resmi perguruan tinggi mereka, 13,8% selalu memanfaatkan email untuk kepentingan pekerjaan, 93,5% TIK digunakan untuk mengolah kata dengan aplikasi wordprocessing, hal ini bermakna TIK sebagian besar digunakan untuk mengetik dokumen, bukan untuk mengolah data. Akses informasi via internal untuk kepentingan tugas hanya 4,1%. Responden yang menyatakan tingkat esential pemanfaatan TIK di laboratorium hanya 9,8%; di ruang kelas 5,7%; perpustakaan 21,1%; di kantor 17,1%. Tingkat ketrampilan pemanfaatan aplikasi tingkat mahir, window system sebesar 19,5%; spreadsheet 17,9%; MsWord 30,9%; powerpoint 20,3%. Strategi dalam rangka meningkatkan kinerja layanan pendidikan berbasis TIK, yaitu (1) meningkatkan pemahaman tentang peranan dan pentingnya TIK dalam pendidikan, (2) meningkatkan e-literacy melalui workshop dan/atau pelatihan-pelatihan, (3) mengembangkan model aktivitas layanan pendidikan berbasis TIK, baik pada area aktivitas utama maupun aktivitas pendukung, dan (4) membangun mindset seluruh stakeholder perguruan tinggi tentang peranan dan pentingnya pemanfaatan TIK dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Item Type: Research (Research Report)
Subjects: 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1503 Business and Management > 150305 Human Resources Management
15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1503 Business and Management > 150307 Innovation and Technology Management
Divisions: Faculty of Economics > Department of Management
Depositing User: Faizuddin Harliansyah
Date Deposited: 02 Mar 2016 07:34

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item