Responsive Banner

Prinsip manajemen pendidikan Islam yang fleksibel, efektif, open-minded dan partisipatif berdasarkan kajian Al-Quran

Akmal, Ajril and Hamdan, Ali (2026) Prinsip manajemen pendidikan Islam yang fleksibel, efektif, open-minded dan partisipatif berdasarkan kajian Al-Quran. An Najah : Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan, 5 (3). pp. 47-55. ISSN 2964-9633; E-ISSN 2964-965X

[img]
Preview
Text
27882.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (399kB) | Preview

Abstract

ENGLISH

This article aims to analyze the principles of Islamic educational management flexibility, effectiveness, open-mindedness, and participation based on Qur’anic foundations, particularly QS. al-Hajj: 78, QS. al-Kahf: 103–104, QS. an-Nisa: 58, and QS. al-Maidah: 51. This study employs a library research method using a thematic tafsir (maudhu’i) approach and content analysis. The findings show that QS. Al-Hajj: 78 highlights the importance of flexibility and ease in managing educational institutions; QS. Al-Kahf: 103–104 underscores the need for effectiveness to ensure that educational programs generate meaningful outcomes rather than routine yet unproductive activities; QS. An-Nisa: 58 provides a normative basis for trustworthy and participatory leadership; and QS. Al-Maidah: 51 guides institutions to be open-minded yet selective in adopting innovations and establishing collaborations. Integrating these Qur’anic principles demonstrates that Islamic educational management must be adaptive, outcomeoriented, collaborative, and receptive to new ideas while maintaining ethical and spiritual foundations. This study offers a conceptual framework that can serve as a reference for strengthening the governance of Islamic educational institutions, making them more responsive, sustainable, and competitive in addressing contemporary global challenges.

INDONESIA

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip manajemen pendidikan Islam yang fleksibel, efektif, open-minded, dan partisipatif dengan merujuk pada landasan normatif Al-Qur’an, khususnya QS. al-Hajj: 78, QS. al-Kahfi: 103–104, QS. an-Nisa: 58, dan QS. al-Maidah: 51. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i) dan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa QS. al-Hajj: 78 menegaskan pentingnya fleksibilitas dan kemudahan dalam pengelolaan pendidikan; QS. alKahfi: 103–104 menekankan efektivitas program agar tidak menghasilkan aktivitas yang sia-sia; QS. an-Nisa:58 memberikan dasar bagi kepemimpinan yang amanah dan partisipatif; serta QS. al-Maidah: 51 mengarahkan lembaga untuk bersikap terbuka secara selektif terhadap inovasi dan kolaborasi. Integrasi nilai-nilai Qur’ani tersebut menunjukkan bahwa manajemen pendidikan Islam harus adaptif, berbasis hasil, melibatkan seluruh stakeholder, serta terbuka terhadap pembaruan tanpa kehilangan prinsip akidah dan etika. Kajian ini menawarkan kerangka konseptual yang dapat menjadi rujukan pengembangan tata kelola lembaga pendidikan Islam agar lebih responsif, berkelanjutan, dan kompetitif dalam menghadapi tantangan global.

Item Type: Journal Article
Keywords: effectiveness; flexibility; Islamic educational management; open-mindedness; participation; efektivitas; fleksibilitas; manajemen pendidikan Islam; open-minded; partisipasi
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies > 22040301 Al-Quran, Tafsir and related science
22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies > 22040308 Islamic Studies not elsewhere classified
Divisions: Faculty of Sharia and Law > Department of Al-Quran and Tafseer studies
Depositing User: Ali Hamdan
Date Deposited: 10 Jul 2026 15:40

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item