Qomari, Nur
ORCID: https://orcid.org/0009-0004-5033-8314, Jauhari, Qomi Akit, Mulloh, Tamim
ORCID: https://orcid.org/0000-0002-6714-6181, Rahman, Ihsan and Sulaiman, Sulaiman Hasan
(2026)
Integrating religious moderation into Arabic language education: A case study of Indonesian Islamic Universities.
Arabi : Journal of Arabic Studies, 11 (2).
pp. 13-23.
ISSN 2548-6624
|
Text
27941.pdf - Published Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (278kB) | Preview |
Abstract
ENGLISH
This study investigates how Arabic language education in Indonesian Islamic universities fosters religious moderation by promoting tolerance, critical thinking, and intercultural understanding. This Study employs a qualitative case study design, the data were collected through ethnographic observation, semi-structured interviews, and document analysis at UIN Maulana Malik Ibrahim Malang and UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Thematic analysis was employed to interpret the findings. The results reveal that pedagogical models such as TADBIR, PEACE, and Communicative Language Teaching effectively integrate moderation principles into Arabic instruction. Extracurricular programs and digital literacy initiatives further strengthen students’ capacity to navigate religious discourse and resist extremist ideologies. However, challenges persist, including linguistic barriers, inconsistent curricula, and cultural resistance. The study concludes that strategically aligned Arabic education significantly contributes to shaping tolerant and socially responsible graduates. These findings offer practical insights for curriculum development, faculty training, and institutional support to embed religious moderation in higher education contexts.
INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendidikan bahasa Arab di perguruan tinggi Islam Indonesia dapat mendorong moderasi beragama melalui pembelajaran yang menekankan toleransi, berpikir kritis, dan pemahaman lintasbudaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi etnografi, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Hasil penelitian dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model pedagogis seperti TADBIR, PEACE, dan Communicative Language Teaching berhasil mengintegrasikan prinsip moderasi ke dalam pembelajaran bahasa Arab. Sedangkan Program ekstrakurikuler dan literasi digital berkontribusi memperkuat pemahaman mahasiswa dalam menghadapi wacana keagamaan dan menolak ideologi ekstrem. Kendala yang ditemukan meliputi hambatan bahasa, inkonsistensi kurikulum, dan resistensi budaya. Studi ini menyimpulkan bahwa pendidikan bahasa Arab yang terstruktur secara strategis dapat membentuk lulusan yang toleran, kritis, dan bertanggung jawab, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung moderasi beragama di pendidikan tinggi.
| Item Type: | Journal Article |
|---|---|
| Keywords: | Arabic language education; religious moderation; Islamic higher education; tolerance; digital literacy; pendidikan bahasa Arab; moderasi beragama; pendidikan tinggi Islam; toleransi; literasi digital |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130214 Teaching Arabic as a Foreign Language (Ta'lim al-'Arabiyah Lighairi al-Nathiqin Biha) Curriculum and Pedagogy |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Arabic Language and Letters |
| Depositing User: | Nur Qomari |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 08:55 |
Downloads
Downloads per month over past year
Origin of downloads
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Dimensions
Dimensions