EC002026118384 (2026) Deteksi dini konflik agama di era digital: Panduan praktis berbasis AI, literasi digital, dan studi islami (HKI). 978-623-5934-92-1.
|
Text
28915.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Buku Deteksi Dini Konflik Agama di Era Digital membahas fenomena meningkatnya ketegangan berbasis agama yang berkembang seiring pesatnya penggunaan media digital. Ruang daring yang semula menjadi sarana komunikasi dan pertukaran informasi justru sering berubah menjadi arena polarisasi, penyebaran hoaks, serta provokasi yang dapat memicu konflik sosial. Berbagai data menunjukkan bahwa konflik bernuansa agama tidak hanya terjadi di dunia nyata, tetapi juga dipicu oleh narasi yang viral di media sosial. Kondisi ini menuntut pendekatan baru yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif melalui sistem deteksi dini yang mampu membaca potensi konflik sejak awal. Buku ini menggabungkan perspektif ilmu sosial, kajian keislaman, dan teknologi digital untuk memahami dinamika konflik agama di era informasi. Konsep-konsep penting dalam Islamic Studies seperti ukhuwah, tabayyun, tasamuh, dan islah diposisikan sebagai landasan etis dalam menghadapi arus informasi yang cepat dan sering kali provokatif. Nilai-nilai tersebut dipadukan dengan teori sosial modern tentang konflik dan solidaritas masyarakat untuk menjelaskan bagaimana isu agama dapat berkembang menjadi ketegangan sosial, terutama ketika diperkuat oleh algoritma media sosial dan rendahnya literasi digital masyarakat. Selain menawarkan kerangka konseptual, buku ini juga memberikan panduan praktis untuk melakukan pemantauan dan analisis isu agama di media digital. Pembaca diperkenalkan pada teknik dasar pengumpulan data dari berbagai platform media sosial, analisis sentimen, pemetaan topik sensitif, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan seperti ChatGPT untuk mengidentifikasi narasi berpotensi konflik. Pendekatan ini dirancang agar dapat digunakan tidak hanya oleh peneliti, tetapi juga oleh tokoh agama, aktivis masyarakat, dan lembaga pemerintah yang memiliki kepentingan menjaga kerukunan sosial. Melalui kombinasi nilai-nilai keagamaan, pendekatan ilmiah, dan pemanfaatan teknologi, buku ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam mencegah konflik agama di ruang digital. Deteksi dini dipahami bukan sekadar proses teknis, melainkan bagian dari upaya menjaga harmoni sosial, melindungi kehidupan masyarakat, serta memperkuat budaya dialog yang sehat. Dengan demikian, buku ini hadir sebagai panduan strategis bagi masyarakat modern untuk menghadapi tantangan konflik agama di era digital secara bijak, kritis, dan konstruktif.
| Item Type: | Hak Cipta |
|---|---|
| Keywords: | Deteksi Dini Konflik; Media Digital; Polarisasi Agama; Literasi Digital; Moderasi Beragama |
| Subjects: | 08 INFORMATION AND COMPUTING SCIENCES > 0801 Artificial Intelligence and Image Processing > 080107 Natural Language Processing 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies > 22040308 Islamic Studies not elsewhere classified 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies |
| Divisions: | Faculty of Technology > Department of Informatics Engineering |
| Depositing User: | Muhammad Ainul Yaqin |
| Date Deposited: | 12 Sep 2026 08:06 |
Downloads
Downloads per month over past year
Origin of downloads
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric