Etnomatematika pada kue tradisional asahan sebagai sumber belajar matematika

Dalimunthe, Rizki Radika and Sasongko, Dimas Femy and Rofiki, Imam (2022) Etnomatematika pada kue tradisional asahan sebagai sumber belajar matematika. Galois, 1 (1). pp. 17-26. ISSN 2828-8386

[img] Text
11071.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (475kB)
Full text available at: http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/gjppm/articl...

Abstract

ENGLISH:
Ethnomathematics is a mathematical concept in which learning activities must include cultural elements such as folk songs, cultural heritage, traditional games, regional dances, regional food, and people's daily activities. The presence of ethnomathematics can bridge education and culture. Ethnomathematics can also be used as a learning resource. The purpose of this research is to show the relationship between culture and mathematics, which is focused on ethnomathematical exploration of traditional Asahan cakes. This study uses a qualitative method with an ethnographic approach. This study uses a human instrument, where the researcher acts as a data collector by dealing directly with the research. The technique used in collecting data is through observation, interviews, and documentation. The results obtained from this study indicate the existence of mathematical concepts, namely geometry, especially flat shapes and spatial shapes in traditional Asahan cakes. Thus the traditional Asahan cake can be used as source of learning mathematics, especially at the elementary and junior high school levels so that mathematics learning becomes more meaningful for students because the learning resources used are familiar to students.

INDONESIA:
Etnomatematika merupakan sebuah konsep matematis yang pada aktivitas pembelajarannya harus terdapat unsur-unsur budaya seperti lagu daerah, warisan budaya, permainan tradisional, tarian daerah, makanan daerah, dan kegiatan keseharian masyarakat. Hadirnya etnomatematika dapat menjembatani pendidikan dan kebudayaan. Etnomatematika juga bisa dimanfaatkan menjadi sumber belajar. Tujuan dari penelitian untuk menunjukkan hubungan antara kebudayaan dan matematika, yang difokuskan pada eksplorasi etnomatematika pada kue tradisional Asahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini menggunakan human instrument, dimana peneliti bereran sebagai pengumpul data dengan cara berhubungan langsung dengan penelitian. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan adanya konsep matematika yaitu geometri khususnya bangun datar dan bangun ruang pada kue tradisional Asahan. Dengan demikian kue tradisional Asahan dapat dimanfatkan sebagai sumber belajar matematika khususnya pada jenjang pendidikan SD dan SMP sehingga pembelajaran matematika menjadi lebih bermakna bagi siswa karena sumber belajar yang digunakan sudah familiar pada siswa.

Item Type: Journal Article
Keywords: etnomatematika; sumber belajar; kue tradisional asahan
Subjects: 13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130205 Humanities and Social Sciences Curriculum and Pedagogy (excl. Economics, Business and Management)
13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130208 Mathematics and Numeracy Curriculum and Pedagogy
Divisions: Faculty of Tarbiyah and Teaching Training > Department of Mathematics Education
Depositing User: Dimas Femy Sasongko
Date Deposited: 21 Jun 2022 15:47

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item