Dialog Nabi dan Rasul dalam Al-Quran Studi Model Komunikasi Efektif Nabi Musa A.S dengan Allah SWT Perspektif Tafsir Analitik Tematik

Hamdan, Ali and Fadil, Fadil and Ma'ali, Abul (2018) Dialog Nabi dan Rasul dalam Al-Quran Studi Model Komunikasi Efektif Nabi Musa A.S dengan Allah SWT Perspektif Tafsir Analitik Tematik. Research Report. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang. (Unpublished)

[img] Text
ABSTRAK.rtf

Download (50kB)
[img] Text
Pengesahan dan Kata Pengantar.rtf

Download (213kB)
[img] Text
BAB I, Pendahuluan.rtf

Download (107kB)
[img] Text
BAB V, Kesimpulan dan rekomendasi.rtf

Download (88kB)
[img] Text
Cover.rtf

Download (6MB)

Abstract

Konflik sosial dalam ruang sosial sering sekali terjadi disebabkan adanya miss komunikasi dan juga miss informasi. Sejarah mencatat bagaiman berita hoaks telah terjadi di era Nabi Muhammad SAW masih hidup.. Nabi Musa dalam Al-Quran juga digambarkan pernah mendengar beberapa issu diantaranya issu target operasi oleh tentara Firaun dalam kasus pemukulan yang berujung kematian terhadap seorang Qibti. Dialoq Nabi Musa dengan lawan dialoq yang berbeda merupakan dialoq terbanyak dalam al-Quran dibandingkan dengan dialoq-dialoq Nabi dan Rasul yang lain dengan ummatnya masing-masing. Dialoq-dialoq tersebut telah melahirkan nilai, rule, model atau pesan bagaimana dalam berkomunikasi dengan baik dan efektif untuk di implementasikan dalam komunikasi dunia nyata saat sekarang ini. Rumusan Masalah dalam penelitian ini ada dua yaitu: bagaimana dialoq yang dibangun Nabi Musa AS dengan Allah SWT dalam al-Qurân? Dan bagaimana model komunikasi implementatif yang muncul dari dialoq-dialoq tersebut perspektif tafsir tematik analitik?
Adapun pendekatan dan metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). penelitian kualitatif merupakan penelitian yang fokus memahami fenomena tentang apa yang ditemukan dalam subyek penelitian seperti perilaku, tindakan, persepsi dan motivasi. Bahan penelitian yang akan digunakan adalah tiga bahan yaitu sumber primer, sumber sekunder dan sumber tersier. Karena penekanan penelitian ini dalam bentuk kepustakaan maka penelitian ini berarti akan lebih banyak menelaah dan mengkaji ketiga bahan kepustakaan tersebut.
Kesimpulan dalam penelitian ini ada dua macam, pertama: dialoq-dialoq Nabi Musa A.S dengan Allah SWT dalam al-Quran dapat dilihat dalam dua sisi, dialoq aktif dan dialoq pasif. Dialoq aktif maksudnya adalah dialoq yang terjadi berupa komunikasi dua arah yang bersifat vertikal antara seorang Khaliq dengan MakhluqNya Musa A.S dengan fokus dialoq yang berbeda-beda. Kedua: dialoq-dialoq yang dinarasikan al-Quran memunculkan beberapa model komunikasi efektif, yaitu: (1). Dialoq vertikal dengan mengedepankan prestise dan keagungan Allah SWT, (2). Dialoq interaktif dalam artian ada pertanyan dan jawaban, (3) Model komunikasi implementatif take and give (memberi dan menerima), (4). Komunikasi edukatif, beretika dan santun.

Item Type: Research (Research Report)
Keywords: dialoq, komunikasi, musa, al-quran
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Faculty of Sharia and Law > Department of Sharia Business Law
Depositing User: Ali Hamdan
Date Deposited: 09 Jul 2019 08:02

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item